edubraille

RISET & DAMPAK

Dari prototipe awal.
Ke pembelajaran jarak jauh.

Sejak 2015, EduBraille terus dikembangkan untuk membantu pelajar tunanetra membaca materi digital. Versi terbaru menghubungkan guru dan murid melalui web, sehingga mereka dapat belajar bersama dari tempat berbeda.

PERKEMBANGAN PERANGKAT

Empat generasi EduBraille.
2015–2026.

Dari prototipe pembaca Braille, koneksi ke aplikasi mobile, hingga platform web untuk belajar bersama dari jarak jauh.

  1. V1 GENERASI SEBELUMNYA
    EduBraille V1, casing hitam dengan stiker logo burung hantu dan tombol putih persegi, foto dirapikan dengan AI

    Prototipe pembaca Braille

    Versi pertama EduBraille dikembangkan untuk menampilkan teks dalam bentuk Braille yang dapat dibaca melalui sentuhan.

  2. V2 GENERASI SEBELUMNYA
    EduBraille V2 berwarna hitam dengan dua kisi speaker dan enam tombol putih bulat, foto dirapikan dengan AI

    Perangkat dengan speaker

    Versi kedua menggabungkan area baca Braille, dua speaker, dan tombol kontrol dalam satu perangkat.

  3. V3 GENERASI SEBELUMNYA
    EduBraille V3 dengan casing abu-abu, tombol navigasi hitam dan area baca Braille di tengah, foto dirapikan dengan AI

    Terhubung ke aplikasi mobile

    Perangkat terhubung ke aplikasi mobile melalui Bluetooth, sehingga pengguna dapat mengakses bacaan dari ponsel.

  4. V4 TERBARU
    EduBraille V4 terbaru dengan stiker identitas riset dan satu baris berisi dua puluh sel Braille, foto dirapikan dengan AI

    Belajar jarak jauh lewat web

    Perangkat dengan 20 sel Braille terhubung ke platform web melalui MQTT. Guru dapat mengirim bacaan ke perangkat beberapa murid sekaligus, meski berada di tempat berbeda.

Foto dirapikan dengan bantuan AI untuk presentasi.

PERKEMBANGAN SISTEM

Dari aplikasi
ke platform terhubung.

2019 · V3

Aplikasi mobile + Bluetooth

V3 terhubung ke aplikasi mobile melalui Bluetooth.

2026 · V4

Platform web + MQTT

V4 terhubung ke platform web melalui MQTT. Guru dapat mengajar dari jarak jauh dan mengirim bacaan ke perangkat beberapa murid sekaligus.

KONTEKS UJI COBA

Belajar dari
Kawan Netra.

EduBraille sedang diuji coba bersama komunitas Kawan Netra, termasuk untuk mendukung pembelajaran Al-Qur’an. Masukan dari pelajar dan pengajar membantu tim menyempurnakan perangkat dan platform.

Pada V4 tahun 2026, perangkat terhubung ke platform web melalui MQTT dan mendukung pembelajaran jarak jauh untuk beberapa murid.

PETA PENGEMBANGAN

Selangkah demi selangkah.
Dengan tujuan yang jelas.

  1. 01

    Stabilisasi

    Meningkatkan keandalan output taktil dan integrasi perangkat.

  2. 02

    Validasi

    Mengevaluasi penggunaan beberapa perangkat dalam sesi belajar bersama.

  3. 03

    Koneksi

    Meningkatkan pengalaman sesi pembelajaran jarak jauh melalui web dan MQTT.

  4. 04

    Penerapan

    Menyiapkan penggunaan di komunitas dan sekolah, beserta pendampingannya.

BELAJAR BERSAMA EDUBRAILLE

Guru memilih bacaan.
Murid mengikuti lewat perangkat masing-masing.

Guru membuka materi di web, lalu mengirimkannya ke perangkat Braille murid. Teks muncul sebagai titik-titik yang bisa diraba dan dibaca.

Bacaan bisa berganti pada perangkat yang sama

Saat guru mengganti teks, perangkat menampilkan pola Braille untuk bacaan berikutnya.

Materi dibagikan ke beberapa murid sekaligus

Guru mengirim bacaan dari satu platform, dan setiap murid membacanya melalui perangkat masing-masing.

Guru bisa mengajar dari lokasi berbeda

Materi dikirim melalui internet, sehingga guru dan murid tidak harus berada di ruangan yang sama.

Diskusikan penggunaan EduBraille

MANUSIA DI BALIK INOVASI

Keahlian yang berbeda.
Tujuan yang sama.

Rahmat Bambang W.

Founder & Hardware Lead

Pengembangan perangkat dan sistem taktil.

Nida Amalia

Co-Founder & Software Lead

Pengembangan platform dan perangkat lunak.

Gusti M. Hamdan Firmanta

Mitra komunitas · Kawan Netra

Menghubungkan pengembangan dengan konteks komunitas.

PERJALANAN INI TERBUKA UNTUK KOLABORASI

Ide baik tumbuh
ketika dikerjakan bersama.

Jajaki kolaborasi